Search

Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Mahkota Tertua di Dunia Diklaim Berumur 6000 Tahun

Posted by Zam on Monday, March 10, 2014


Mahkota memang menjadi sesuatu yang amat berharga pada jaman dahulu karena menjadi suatu lambang kekuasaan para raja. Baru-baru ini sebuah mahkota yang diklaim sebagai tertua di dunia muncul untuk pertama kalinya dalam sebuah pameran di Amerika.

Mahkota tertua di dunia tersebut diyakini memiliki usia lebih dari 6 ribu tahun. Benda yang merupakan peninggalan kuno dari zaman tembaga ini memiliki wujud seperti cincin tebal dengan hiasan burung nasar di tengahnya. Mahkota ini pertama kali ditemukan oleh arkeolog Israel di sebuah gua dekat Laut Mati pada tahun 1961.

Selain mahkota, para arkeolog juga menemukan berbagai benda-benda bersejarah lainnya yang jumlahnya mencapai 400. Ratusan benda antik tersebut diantaranya adalah dua patung dewa dari tanah liat, tongkat dengan hiasan tanduk binatang dan peralatan makan. Penemuan ini tentunya menjadi bahan kajian yang menarik bagi para arkeolog tentang bagaimana orang jaman dahulu membuat benda yang tetap awet hingga ribuan tahun.

"Hal yang luar biasa dari periode ini adalah ledakan inovasi yang menjelaskan teknologi dunia kuno selama ribuan tahun," ujar Daniel M. Master selaku Profesor Arkeologi dari Wheaton College. "Dari perspektif masyarakat modern, sangat menakjubkan melihat masyarakan zaman dahulu sudah menguasai banyak sistem sosial dan teknologi baru serta memiliki kemampuan membuat benda artistik."

Pameran ini diselenggarakan oleh Universitas New York jurusan Studi Dunia Kuno dengan tajuk "Master of Fire: Copper Age Art from Israel". Selain mahkota, pameran ini juga mempertunjukkan 150 benda artefak lainnya dari seluruh dunia kepada publik hingga 8 Juni mendatang.
More about → Mahkota Tertua di Dunia Diklaim Berumur 6000 Tahun

China Bangun Jalan Layang yang Bisa Diputar

Posted by Zam on Thursday, January 16, 2014


China belum berhenti untuk berinovasi membangun fasilitas kota yang menakjubkan. Kali ini pemerintah sedang membangun jalan layang besar yang bisa diputar.

Jalan layang itu berada di kota Wuhan dan dibangun di atas rel kereta api peluru. Berat jalan layangnya mencapai 17 tibu ton dengan tinggi 15 meter. Para teknisi butuh waktu 90 menit untuk memutar keseluruhan konstruksi sebesar 106 derajat.

Teknik jalan layang berputar ini pertama kalinya digunakan China meski sudah pernah dibangun di Inggris. Para ahli meyakini jalan layang sudah bisa digunakan untuk lalu lintas publik mulai akhir bulan ini. Jika selesai maka jalan ini panjangnya 256 meter dan memiliki 11 jalur.

China saat ini memiliki jalur kereta paling panjang di dunia sejauh 6.200 mil. Jalur tersebut memiliki peranan penting sehingga teknisi harus putar otak membangun jembatan tanpa mengganggu aktivitasnya. Alhasil mereka membuat jalan layang yang bisa diputar tersebut.
More about → China Bangun Jalan Layang yang Bisa Diputar

NASA Kenalkan Tiga Planet Baru 'Pengganti' Bumi

Posted by Zam on Tuesday, December 31, 2013


California - Di tengah-tengah kekacauan di Bumi, para ilmuwan menemukan harapan untuk kehidupan di planet lain. Para ilmuwan mengumumkan pada Kamis perihal penemuan tiga planet yang menjadi kandidat terbaik untuk dihuni di luar sistem tata surya kita.

Satelit NASA Kepler, yang mengawasi lebih dari 150 ribu bintang dengan harapan mengidentifikasi planet mirip Bumi, menemukan trio planet itu.

Dua planet, Kepler-62e dan Kepler-62f, dijelaskan dalam sebuah studi yang dirilis di jurnal Science. Mereka adalah bagian dari sistem lima planet yang memungkinkan untuk mendukung kehidupan. Hanya saja, letaknya sangat jauh.

Bintang induknya, yang setara peran Matahari bagi Bumi, dinamai nama Kepler-62, di mana planet-planet di sekitarnya dinamai dengan huruf-huruf di belakang angka.

Semakin kecil planet ini, semakin besar kemungkinannya berbatu dan semakin kecil kemungkinan terbuat dari gas, kata William Borucki, peneliti utama program Kepler di NASA Ames Research Center.

Kepler-62f dianggap 40 persen lebih besar dari Bumi serta berpotensi paling mirip planet kita dari ketiga penemuan baru itu. Planet ini bisa menjadi berbatu, ujar Borucki, dengan kutub, daratan, dan juga air. Jumlah hari dalam setahun juga mirip Bumi, yaitu 267,3 hari.

"Jika Anda berdiri di Kepler-62f, bintang di langit akan terlihat lebih besar dari matahari kita. Namun, tingkat pencahayaan akan seperti berjalan-jalan di Bumi pada hari berawan," kata Borucki pada konferensi pers.

Sedangkan Kepler-62e 60 persen lebih besar dari planet kita dan sedikit lebih dekat dengan bintang induknya. Planet ini layak disebut planet air karena ditutupi sebagian besar oleh lautan dengan waktu setahun 122,4 hari. Sebuah planet ketiga yang berpotensi dihuni, tetapi tidak termasuk dalam studi, disebut Kepler-69c. Studi ini dipublikasikan dalam The Astrophysical Journal.

Ini adalah planet terkecil yang pernah ditemukan di "zona huni" daerah dekat sebuah bintang di mana planet dapat secara teoritis menahan air yang likuid. Kepler-69c tampaknya kurang pas di zona layak huni dibandingkan dengan dua planet lain, tetapi para ilmuwan tidak mengesampingkan hal itu.

"Dengan semua penemuan ini, kita menemukan fakta bahwa Bumi bukan satu-satunya. Ada hal-hal yang mirip Bumi di mana-mana," kata Thomas Barclay, ilmuwan program Kepler di Bay Area Environmental Research Institute di Sonoma, California.

Namun begitu, jangan bermimpi Anda segera bisa tinggal di planet itu. Jarak Kepler-62 adalah 1.200 tahun cahaya dan Kepler-69 sejauh 2.700 tahun cahaya. Satu tahun cahaya setara hampir 6 triliun mil.
More about → NASA Kenalkan Tiga Planet Baru 'Pengganti' Bumi

10 Pelajaran Hidup Berharga dari Nelson Mandela

Posted by Zam on Friday, December 6, 2013

 
Selamat Jalan nelson Mandella ...
Dunia kembali berduka karena kehilangan seorang pemimpin besar dunia. Kamis (5/12/2013) lalu, Nelson Mandela meninggal pada usia 95 tahun. Hidupnya, karyanya, dan kata-katanya menginspirasi generasi muda dalam berbagai hal. Semasa hidupnya ia banyak memberi pelajaran tentang kekuatan, martabat, kepemimpinan, keberanian.

"Nelson Mandela mengajarkan kita begitu banyak hal. Mungkin pelajaran terbesar terutama bagi kaum muda. Ia mengajarkan bahwa kita semua masih memiliki kebebasan dan tanggung jawab untuk memutuskan bagaimana merespon ketidakadilan, kekejaman, dan kekerasan,dan bagaimana cara mereka memengaruhi jiwa, hati dan pikiran Anda," ungkap Bill Clinton, mantan presiden Amerika Serikat.

Seperti ucapan Bill Clinton, memang ada pelajaran besar untuk belajar dari kehidupan Nelson, bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga untuk kita semua. Nelson bukan hanya pemimpin, tapi juga ikon, inspirasi dan guru kehidupan.

1. Jangan belajar untuk membenci
Nelson mengungkapkan bahwa cinta jauh lebih penting dan alami daripada kebencian. Setiap orang bisa mengajarkan kebencian atau cinta pada setiap orang.

"Tidak ada orang yang lahir untuk membenci orang lain karena warna kulit, latar belakang atau agamanya. Orang harus belajar untuk membenci. Dan jika mereka dapat belajar untuk membenci, maka mereka juga bisa belajar untuk mencintai. Karena cinta datang lebih alami ke hati manusia dibanding kebalikannya,"

Ia juga sempat mengungkapkan bahwa kebencian itu seperti racun yang bisa menghancurkan diri sendiri.

2. Hadapi semua tantangan
Semua orang akan menghadapi beragam tantangan dalam hidup, termasuk Nelson. Nelson harus menghadapi dinginnya penjara selama 27 tahun. Namun ia tak membiarkan tantangan ini menghancurkannya.

"Kesulitan dan tantangan mungin akan menghancurkan banyak orang, tapi juga akan membuat Anda lebih kuat. Tidak ada kapak yang cukup tajam untuk menghancurkan jiwa seorang pendosa yang mencoba bertobat dan mencoba. Setiap orang dipersenjatai dengan harapan bahwa ia aan bisa bangkit dan berusaha pada akhirnya,"

3. Tak ada yang mustahil
Kebanyakan orang selalu menilai sebuah hasil dari pekerjaan bahkan sebelum mereka melakukannya. Salah satu kalimatnya yang sangat terkenal dan kuat adalah "It always seems impossible until it's done (semuanya terlihat tidak mungkin sampai selesai nantinya),"

4. Milikilah banyak teman
Semua orang membutuhkan teman. Nelson pun beranggapan bahwa menjalin pertemanan adalah hal yang sangat baik. Teman tak hanya seseorang yang bisa mendukung dan jujur pada Anda. Namun sarannya, "Saya ingin memiliki teman yang berpikiran bebas, karena mereka akan membantu Anda melihat masalah dari berbagai sudut baru,"

5. Jadilah pemimpin yang sesungguhnya
Menjadi pemimpin tidaklah mudah. Anda hanya harus percaya pada anggota yang lain dan bersedia berkorban untuk mereka.

"Pemimpin sejati seharusnya siap dan bersedia untuk berkorban untuk kebebasan dan kebahagiaan anggotanya,"

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa seorang pemimpin yang baik seharusnya bisa memimpin dari belakang, dan biarkan bahwa anggota lainnya percaya bahwa mereka berada di depan.

6. Pendidikan itu penting
Lupakan kekerasan, senjata dan perang hanya untuk membuktikan bahwa mereka kuat dan berkuasa. Nelson mengajarkan bahwa pendidikan dan pengetahuan adalah senjata yang paling kuat dan bisa digunakan untuk mengubah dunia.

7. Memiliki keberanian
"Saya belajar bahwa keberanian bukanlah saat-saat dimana tidak ada lagi rasa takut. Tapi keberanian adalah kemenangan di atas rasa takut. Orang pemberani bukanlah orang yang tidak pernah merasa takut, tapi orang yang berhasil memenangkan rasa takutnya,"

8. Bangkit dari kegagalan
"Jangan nilai saya hanya dari kesuksesan. Nilai saya juga dari berapa kali saya gagal dan bagaimana caranya untuk bisa bangkit lagi,"

9. Selaraskan hati dan kepala
Nelson mengungkapkan bahwa kombinasi terbaik dari seorang manusia adalah kemampuannya untuk bisa memadukan antara kepala dan hati dengan baik.

10. Jangan sesali apapun
Sama seperti manusia lainnya, Nelson adalah seorang manusia yang juga memiliki beragam penyesalan. Hanya saja semua ini tidak perlu diratapi terlalu lama. Sebuah pelajaran indah bagi kita semua adalah, belajarlah untuk hidup di hari ini dengan cara yang bisa membuat Anda bangga di kemudian hari dan bangga juga untuk melakuan hal yang sama lagi.

"Kalau waktu saya bisa diputar lagi, maka saya akan melakukan hal yang sama lagi seperti saat ini. Dan semua orang yang berani melakukannya, akan bangga memanggil dirinya pria."
More about → 10 Pelajaran Hidup Berharga dari Nelson Mandela

Inilah Sejarah Ka'bah dari Masa ke Masa

Posted by Zam on Thursday, December 5, 2013

Awalnya, Mekkah hanyalah sebuah hamparan kosong. Sejauh mata memandang pasir bergumul di tengah terik menyengat. Aliran zamzamlah yang pertama kali mengubah wilayah gersang itu menjadi sebuah komunitas kecil tempat dimulainya peradaban baru dunia Islam.

Bangunan persegi bernama Ka’bah didaulat menjadi pusat dari kota itu sekaligus pusat ibadah seluruh umat Islam. Mengunjunginya adalah salah satu dari rukun Islam, Ibadah Haji.

Ka’bah masih tetap berdiri kokoh hingga saat ini dan diperkirakan masih terus berdiri hingga kiamat menjelang. Beberapa generasi pernah menjadi saksi berdirinya Ka’bah hingga berbagai kemelut menyelimutinya.

Adalah Ismail, putra Nabi Ibrahim dan Siti Hajar, yang kaki mungilnya pertama kali menyentuh sumber mata air zamzam. Akibat penemuan mata air abadi ini, Siti Hajar dan Ismail yang kala itu ditinggal oleh Ibrahim ke Kanaan di tengah padang, tiba-tiba kedatangan banyak musafir. Beberapa memutuskan untuk tinggal, beberapa lagi beranjak.

Ibrahim datang dan kemudian mendapatkan wahyu untuk mendirikan Ka’bah di kota kecil tersebut. Ka’bah sendiri berarti tempat dengan penghormatan dan prestise tertinggi.

Ka’bah yang didirikan Ibrahim terletak persis di tempat Ka’bah lama yang didirikan Nabi Adam hancur tertimpa banjir bandang pada zaman Nabi Nuh. Adam adalah Nabi yang pertama kali mendirikan Ka’bah.

Tercatat, 1500 SM adalah merupakan tahun pertama Ka’bah kembali didirikan. Berdua dengan putranya yang taat, Ismail, Ibrahim membangun Ka’bah dari bebatuan bukit Hira, Qubays, dan tempat-tempat lainnya.

Bangunan mereka semakin tinggi dari hari ke hari, dan kemudian selesai dengan panjang 30-31 hasta, lebarnya 20 hasta. Bangunan awal tanpa atap, hanyalah empat tembok persegi dengan dua pintu.

Celah di salah satu sisi bangunan diisi oleh batu hitam besar yang dikenal dengan nama Hajar Aswad. Batu ini tersimpan di bukit Qubays saat banjir besar melanda pada masa Nabi Nuh.

Batu ini istimewa, sebab diberikan oleh Malaikat Jibril. Hingga saat ini, jutaan umat Muslim dunia mencium batu ini ketika berhaji, sebuah lelaku yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad.

Selesai dibangun,  Allah memerintahkan Ibrahim untuk menyeru umat manusia berziarah ke Ka’bah yang didaulat sebagai Rumah Tuhan. Dari sinilah, awal mula haji, ibadah akbar umat Islam di seluruh dunia.

Karena tidak beratap dan bertembok rendah, sekitar dua meter, barang-barang berharga di dalamnya sering dicuri. Bangsa Quraisy yang memegang kendali atas Mekkah ribuan tahun setelah kematian Ibrahim berinisiatif untuk merenovasinya. Untuk melakukan hal ini, terlebih dahulu bangunan awal harus dirubuhkan.

Al-Walid bin Al-Mughirah Al-Makhzumy adalah orang yang pertama kali merobohkan Ka’bah untuk membangunnya menjadi bangunan yang baru.

Pada zaman Nabi Muhammad, renovasi juga pernah dilakukan pasca banjir besar melanda. Perselisihan muncul di antara keluarga-keluarga kaum Quraisy mengenai siapakah yang pantas memasukkan Hajar Aswad ke tempatnya di Ka’bah.

Rasulullah berperan besar dalam hal ini. Dalam sebuah kisah yang terkenal, Rasulullah meminta keempat suku untuk mengangkat Hajar Aswad secara bersama dengan menggunakan secarik kain. Ide ini berhasil menghindarkan perpecahan dan pertumpahan darah di kalangan bangsa Arab.

Renovasi terbesar dilakukan pada tahun 692. Sebelum renovasi, Ka’bah terletak di ruang sempit terbuka di tengah sebuah mesjid yang kini dikenal dengan Masjidil Haram. Pada akhir tahun 700-an, tiang kayu mesjid diganti dengan marmer dan sayap-sayap mesjid diperluas, ditambah dengan beberapa menara. Renovasi dirasa perlu, menyusul semakin berkembangnya Islam dan semakin banyaknya jemaah haji dari seluruh jazirah Arab dan sekitarnya.

Wajah Masjidil Haram modern dimulai saat renovasi tahun 1570 pada kepemimpinan Sultan Selim. Arsitektur tahun inilah yang kemudian dipertahankan oleh kerajaan Arab Saudi hingga saat ini.

Pada penyatuan Arab Saudi tahun 1932, negara ini didaulat menjadi Pelindung Tempat Suci dan Raja Abdul Aziz adalah raja pertama yang menyandang gelar Penjaga Dua Mesjid Suci, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Pada pemerintahannya, Masjidil Haram diperluas hingga dapat memuat kapasitas 48.000 jemaah, sementara Masjid Nabawi diperluas hingga dapat memuat 17.000 jemaah.

Pada pemerintahan Raja Fahd tahun 1982, kapasitas Masjidil Haram diperluas hingga memuat satu juta jemaah. Renovasi ketiga selesai pada tahun 2005 dengan tambahan beberapa menara. Pada renovasi ketiga ini, sebanyak 500 tiang marmer didirikan, 18 gerbang tambahan juga dibuat. Selain itu, berbagai perangkat modern, seperti pendingin udara, eskalator dan sistem drainase juga ditambahkan.

Saat ini, pada masa kepemimpinan Raja Abdullah bin Abdul-Aziz, renovasi keempat tengah dilakukan hingga tahun 2020. Rencananya, Masjidil Haram akan diperluas hingga 35 persen, dengan kapasitas luar mesjid dapat menampung 800.000 hingga 1.120.000 jemaah. Jika rampung, bagian dalam Masjidil Haram akan dapat menampung hingga dua juta jemaah.

Banjir Ka’bah

Bencana alam yang mungkin sering terjadi di wilayah Mekkah adalah banjir. Terbesar tentu saja pada masa banjir bandang Nabi Nuh. Kala itu seluruh bangunan Ka’bah runtuh. Banjir juga terjadi beberapa kali di masa Nabi Muhammad. Sepeninggalnya, pada masa Khalifah Umar bin Khattab, banjir merusak dinding-dinding Ka’bah.

Salah satu banjir yang sempat terdokumentasikan adalah banjir besar pada tahun 1941. Dalam gambar yang dipublikasikan secara luas, terlihat bagian dalam Masjidil Haram terendam banjir hingga hampir setengah tinggi Ka’bah.

Di beberapa tempat bahkan mencapai leher orang dewasa. Banjir-banjir inilah yang kemudian membuat beberapa tiang mesjid yang terbuat dari kayu menjadi lapuk dan rapuh. Kerajaan Saudi terpaksa harus melakukan perbaikan beberapa kali untuk mengatasi hal ini.

Banjir sering terjadi di Mekkah karena letak geografis kota tersebut yang diapit beberapa bukit. Hal ini menjadikan Mekkah berada di dataran rendah yang letaknya seperti mangkuk. Air hujan tidak dapat dapat mudah diserap oleh tanah, mengingat lahan Timur Tengah yang tandus. Alhasil banjir bisa berlangsung selama beberapa lama. Ditambah lagi, sistem drainase kala itu tidak sebaik sekarang.

Selain banjir, berbagai insiden pertumpahan darah tercatat pernah mewarnai sejarah Masjidil Haram. Mulai dari zaman sebelum Nabi Muhammad lahir hingga ke zaman modern di abad ke 20. Beberapa insiden tersebut diakhiri dengan kemenangan para penguasa Ka’bah.

Serangan Gajah

Serangan terhadap Ka’bah yang paling terkenal terjadi pada tahun 571 Masehi, tahun kelahiran Nabi Muhammad. Kala itu, sebanyak 60.000 pasukan gajah yang dipimpin oleh Gubernur Yaman, Abrahah, berencana menyerbu Mekkah dan menghancurkan Ka’bah.

Negara Yaman adalah salah satu negara Kristen besar kala itu. Sebuah gereja besar yang indah didirikan pada pemerintahan Raja Yaman, Habshah. Gereja tersebut bernama Qullais. Abrahah sebagai pembina gereja bersumpah akan memalingkan pemujaan warga Arab dari Ka’bah di Mekkah ke gerejanya di Yaman.

Alkisah, mendengar hal ini, seorang Arab dari qabilah Bani Faqim bin Addiy tersinggung kemudian masuk ke dalam gereja dan membuang hajat di dalamnya. Abrahah marah luar biasa dan bersumpah akan meruntuhkan Ka’bah. Berangkatlah dia beserta tentara terkuatnya, menunggang 60.000 ekor gajah.

Tidak ada satupun kekuatan kabilah Arab Saudi yang mampu menandingi kekuatan puluhan ribu tentara gajah tersebut. Berdasarkan komando dari kakek Muhammad, Abdul Mutalib, para penduduk Mekkah mengungsi ke puncak-puncak bukit di sekeliling Ka’bah. Berangkatlah rombongan tentara Abrahah menuju Ka’bah, hendak menghancurkan bangunan mulia tersebut.

Menurut kisah, laju tentara gajah terhenti akibat serangan dari ribuan burung Ababil. Burung-burung ini membawa tiga butir batu panas di kedua kakinya dan paruhnya. Dilepaskannya batu-batu tersebut di atas tentara gajah. Batu yang konon berasal dari neraka itu menembus daging para tentara dan gajah-gajah mereka. Sebuah tafsir mengatakan burung-burung itu membawa penyakit cacar yang menyebabkan para tentara Abrahah tewas akibat bisul yang sangat panas.

Inilah sebabnya, tahun penyerangan tentara Abrahah ke Mekkah dinamakan sebagai Tahun Gajah. Kisah ini juga tertulis jelas di surat Al Fiil di kitab suci Al-Quran. “Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” (Al Fiil: 3-4).

Bentrok dengan Iran

Di zaman modern, insiden paling sering adalah bentrok aparat keamanan Arab Saudi dengan para demonstran asal Iran. Kehadiran para demonstran merupakan perintah dari pemerintah Iran agar para jemaah haji Iran menyampaikan protes terhadap kerajaan Saudi.

Kerusuhan terparah terjadi pada 31 Juli 1987 yang menewaskan 401 orang. Di antaranya adalah 275 warga Iran, 85 warga Arab Saudi, dan 42 jemaah haji asal negara lain. Sebanyak 643 orang terluka, kebanyakan adalah jemaah haji Iran.

Perseteruan antara Arab Saudi dengan Iran sudah berlangsung relatif lama. Dimulai saat Muhammad bin Abdul Wahhab, ulama Salaf kenamaan Arab Saudi, memerintahkan penghancuran beberapa makam yang dikultuskan umat Islam di Hejaz, termasuk makam ulama Syiah Al-Baqi, pada tahun 1925.

Tindakan ini tidak ayal membuat marah pemerintahan dan rakyat Iran yang mayoritas Syiah.  Kemelut pun dimulai, Iran menyerukan penggulingan pemerintahan di Arab Saudi dan melarang seluruh warga Iran pergi haji pada tahun 1927.

Ketegangan bertambah parah setelah pada tahun 1943, pemerintah Arab Saudi memenggal kepala seorang jemaah haji Iran karena membawa kotoran manusia di pakaiannya ke dalam Masjidil Haram di Mekkah.

Iran protes keras dan melarang warganya pergi haji hingga tahun 1948.

Sejak saat itu, demonstrasi jemaah haji Iran terus dilakukan di Mekkah. Ini berkat imbauan Ayatullah Khomeini pada tahun 1971 yang memerintahkan setiap jemaah haji Iran untuk berhaji sambil menyampaikan pandangan politik mereka terhadap pemerintah Arab Saudi. Para jemaah Iran menyebut demonstrasi ini dengan nama “Menjaga Jarak dengan Para Musryikin.”

Pada tahun 1982, situasi kedua negara sempat tenang. Khomeini memerintahkan rakyatnya menjaga ketertiban dan perdamaian, tidak menyebarkan pamflet-pamflet propaganda, dan untuk tidak mengkritik pemerintahan Arab Saudi.

Sebagai balasannya, kerajaan Arab Saudi membebaskan jemaah haji Iran untuk kembali berhaji. Sebelumnya, Saudi membatasi jumlah jemaah haji asal Iran untuk menghindari konflik.

Ketegangan kembali terjadi pada Jumat, 31 Juli 1987. Para jemaah haji Iran melakukan pawai protes menentang para musuh Islam, yaitu Israel dan Amerika Serikat, di kota Mekkah. Ketika sampai di depan Masjidil Haram, mereka diblokir oleh aparat keamanan Arab Saudi, namun mereka tetap memaksa masuk.

Bentrokan berdarah kemudian terjadi yang mengakibatkan situasi kacau dengan beberapa orang terinjak-injak oleh massa yang panik.

Ada beberapa versi pemicu kematian ratusan orang pada insiden ini. Pemerintah Iran mengatakan, aparat keamanan Saudi melepaskan tembakan ke arah demonstran damai, sementara Arab Saudi mengatakan bahwa korban tewas akibat terjepit dan terinjak jemaah yang panik. Akibat hal ini, hubungan kedua negara kembali renggang dan pemerintah Arab Saudi kembali menerapkan pembatasan jemaah haji Iran.

Mahdi Palsu

Peristiwa berdarah lainnya terjadi pada 20 November 1979. Kala itu ratusan orang bersenjata menguasai Masjidil Haram dan menyandera puluhan ribu jemaah haji di dalamnya.

Penyanderaan dipimpin oleh Juhaimin Ibnu Muhammad Ibnu Saif al-Otaibi yang mengatakan saudara iparnya, Muhammad bin Abd Allah Al-Qahtani, adalah Imam Mahdi atau sang penyelamat akhir zaman.

Dilaporkan sebanyak 400-500 militan Otaibi, termasuk di dalamnya wanita dan anak-anak, mengeluarkan senjata yang mereka sembunyikan di balik baju dan merantai gerbang Masjidil Haram. Mereka memerintahkan para jemaah untuk tunduk kepada Mahdi palsu, Al-Qahtani. Penyanderaan berlangsung selama dua minggu, sebelum akhirnya para militan diberantas oleh pasukan bersenjata gabungan antara Arab Saudi dengan beberapa negara.

Pasukan Arab Saudi sempat dipukul mundur karena hebatnya persenjataan para militan. Seluruh warga Mekkah dievakuasi ke beberapa daerah.

Pasukan kerajaan siap melakukan gempuran mematikan. Namun, mereka harus meminta izin dari ulama besar Arab Saudi, Syaikh Abdul Aziz bin Baz, yang telah  melarang segala jenis kekerasan di Masjidil Haram. Akhirnya dia mengeluarkan fatwa penyerangan mematikan untuk mengambil alih Ka’bah.

Dilaporkan 255 jemaat haji dan militan Otaibi tewas dalam penyerangan tersebut, sebanyak 560 orang terluka. Dari sisi tentara Arab Saudi, sebanyak 127 tewas dan 451 terluka.

Berbagai cerita berbeda mengisahkan saat-saat penyerangan oleh tentara gabungan Arab Saudi, Pakistan dan Perancis.

Salah satu laporan mengatakan tentara membanjiri Masjidil Haram dengan air dan mengalirinya dengan listrik, menyetrum para militan. Laporan lainnya mengatakan para tentara menggunakan gas beracun. Pasukan Perancis dipanggil karena pasukan Arab Saudi tidak berdaya.

Tentara Perancis ini dikabarkan menjadi Muslim dahulu sebelum masuk Masjidil Haram. Langkah ini mereka lakukan lantaran Masjidil Haram hanya boleh dimasuki oleh umat Muslim. Allahu a’lam. (berbagai sumber)


Redaktur: Shabra Syatila 
sumber : http://www.fimadani.com/inilah-sejarah-kabah-dari-masa-ke-masa/, akses tgl 06/12/2013.
More about → Inilah Sejarah Ka'bah dari Masa ke Masa

Di Tahun 1995, Amerika Pun Sempat Tolak Pekan Kondom Nasional

Posted by Zam on Monday, December 2, 2013

PEKAN Kondom Nasional awalnya bermula di tahun 1978. Adalah mahasiswa di University of California – Berkeley, Amerika yang mengadakannya.

Antara periode 1980 – 1990, barulah Pekan Kondom Nasional menyebar mulai dari acara kampus lokal di universitas, sekolah tinggi, organisasi AIDS, dan organisasi keluarga berencana dan apotek .

Tapi di Amerika sendiri, Pekan Kondom Nasional mendapatkan penolakan. Misalnya saja pada tahun 1995, Christian Ministries mensponsori serangkaian iklan di berbagai kampus-kampus untuk mendorong pernikahan sebagai satu-satunya cara yang tepat untuk seks sehat.

Iklan seperti “Cinta atau Lateks?”, dan “Siapa butuh kondom jika Anda memiliki komitmen?” dibagikan untuk melawan kegiatan Pekan Kondom Nasional ini.

Dan Anda juga perlu tahu bahwa di Amerika Serikat, Pekan Kondom Nasional biasanya dirayakan minggu yang sama seperti Hari Valentine. Seperti yang kita ketahui, di Hari Valentine, anak muda Barat ‘disahkan’ untuk menyatakan cinta sebebas-bebasnya. []

sumber : http://www.islampos.com/di-tahun-1995-amerika-pun-sempat-tolak-pekan-kondom-nasional-88610/, akses tgl 03/12/2013.

More about → Di Tahun 1995, Amerika Pun Sempat Tolak Pekan Kondom Nasional

Dokter, Pengabdi Dambaan Umat

Posted by Zam on Sunday, December 1, 2013

Jamban Panyileukan - Seberapa penting Anda memandang profesi dokter? Apakah Anda memandang profesi dokter itu adalah “menakutkan”, “kejam”, atau yang lainnya? Pernahkah Anda menyadari keluhan-keluhan yang pernah Anda sampaikan kepada mereka (walaupun hal kecil) merupakan tanggung jawab yang besar bagi mereka? Pertama-tama, izinkan saya mengapresiasi para dokter di seluruh dunia atas tanggung jawab dan pengabdiannya selama ini kepada masyarakat. Dokter dalam kiprahnya saat ini dan masa mendatang seyogianya menerapkan dalam perannya sebagai “pemimpin-intelektual-profesional”, yang tugasnya antara lain sebagai agent of treatment, agent of change, dan agent of development. WHO pada tahun 1994 mengidentifikasikan kiprah ini dan menyebutnya sebagai “the five star doctors”, yaitu community leader, communicator, manager, decision maker, dan care provider.

Pada dasarnya, dokter adalah bagian dari kelompok intelektual yang dalam menjalankan profesinya langsung berhadapan atau berada di tengah masyarakat dan dibekali nilai profesi yang menjadi kompas dalam segala tindakannya. Nilai profesi itu antara lain adalah kemanusiaan, etika dan kompetensi. Nilai profesi ini yang menjadi dasar keprofesian dokter dalam menjalankan profesionalismenya. Di mana pun dokter ditempatkan, selayaknya dia menjalankan peran intelektual profesional.

Sejarah Ilmu Kedokteran dan Dokter Pertama

Ketika era kegelapan mencengkeram Barat pada abad pertengahan, perkembangan ilmu kedokteran diambil alih dunia Islam yang tengah berkembang pesat di Timur Tengah. Menurut Dr. Ezzat Abouleish, MD dalam tulisannya yang berjudul Contributions of Islam to Medicine, seperti halnya ilmu-ilmu yang lain, perkembangan kedokteran Islam melalui tiga periode pasang-surut. Periode pertama dimulai dengan gerakan penerjemahan literatur kedokteran dari Yunani dan bahasa lainnya ke dalam bahasa Arab yang berlangsung pada abad ke-7 hingga ke-8 Masehi. Pada masa ini, sarjana dari Suriah dan Persia secara gemilang dan jujur menerjemahkan literatur dari Yunani dan Suriah ke dalam bahasa Arab.

Buah pikiran para tabib di era Yunani Kuno secara gencar dialihbahasakan. Adalah Khalifah Al-Ma’mun dari Dinasti Abbasiyah yang mendorong para sarjana untuk berlomba-lomba menerjemahkan literatur penting ke dalam bahasa Arab. Khalifah pun menawarkan bayaran yang sangat tinggi berupa emas, bagi para sarjana yang bersedia untuk menerjemahkan karya-karya kuno.


Dokter Islam zaman dahulu sedang memeriksa pasien (republika.co.id)


Sejumlah sarjana terkemuka ikut ambil bagian dalam proses transfer pengetahuan itu. Tercatat sejumlah tokoh seperti Judis Ibnu Bakhtisu, Yuhanna Ibnu Masawaya, serta Hunain Ibnu Ishak ikut menerjemahkan literatur kuno. Selain melibatkan sarjana-sarjana Islam, tak sedikit pula dari para penerjemah itu yang beragama Non-Muslim. Mereka diperlakukan secara terhormat oleh Khalifah pada masa itu.                  .

Al-Zahrawi (930-1013 M) (muslimheritage.com)
Proses transfer ilmu kedokteran yang berlangsung pada abad ke-7 dan ke-8 M membuahkan hasil. Pada abad ke-9 M hingga ke-13 M, dunia kedokteran Islam berkembang begitu pesat. Sejumlah rumah sakit (RS) besar berdiri. Pada masa kejayaan Islam, RS tak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan dan pengobatan para pasien, namun juga menjadi tempat menimba ilmu para dokter baru. Sekolah kedokteran pertama yang dibangun umat Islam adalah sekolah Jindi Shapur di kota Baghdad. Khalifah Al-Mansur dari Dinasti Abbasiyah yang mendirikan Kota Baghdad mengangkat Judis Ibnu Bahtishu sebagai dekan sekolah kedokteran itu. Pendidikan kedokteran yang diajarkan di Jindi Shapur sangat serius dan sistematik. Era kejayaan Islam telah melahirkan sejumlah tokoh kedokteran terkemuka seperti Al-Razi, Al-Zahrawi, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Ibnu Al-Nafis, dan Ibnu Maimun.

Al-Zahrawi (930-1013 M) atau dikenal di Barat Albucasis. Dia adalah ahli bedah terkemuka di Arab. Al-Zahrawi menempuh pendidikan di Universitas Cordoba. Dia menjadi dokter istana pada masa Khalifah Abdul Rahman III. Sebagian besar hidupnya didedikasikan untuk menulis buku-buku kedokteran dan khususnya masalah bedah. Salah satu dari empat buku kedokteran yang ditulisnya berjudul, ‘Al-Tastif Liman Ajiz’an Al-Ta’lif’ – ensiklopedia ilmu bedah terbaik pada abad pertengahan. Buku itu digunakan di Eropa hingga abad ke-17. Al-Zahrawi menerapkan cautery untuk mengendalikan pendarahan. Dia juga menggunakan alkohol dan lilin untuk menghentikan pendarahan dari tengkorak selama membedah tengkorak.

Dokter Muslim yang juga sangat termasyhur adalah Ibnu Sina atau Avicenna (980-1037 M). Salah satu kitab kedokteran fenomenal yang berhasil ditulisnya adalah Al-Qanon fi Al-Tibb atau Canon of Medicine. Kitab itu menjadi semacam ensiklopedia kesehatan dan kedokteran yang berisi satu juta kata. Hingga abad ke-17, kitab itu masih menjadi referensi sekolah kedokteran di Eropa.

Kitab Al-Zahrawi yang berjudul Al-Tastif Liman Ajiz’an Al-Ta’lif, berisi tentang metode surgery (Pengobatan penyakit dengan cara operasi manual atau dengan instrumen) (artikelkomplit.com)


Avicenna (Ibnu Sina) (muslimheritage.com)
Beberapa nama dokter Muslim terkemuka yang juga mengembangkan ilmu kedokteran antara lain; Ibnu Wafid Al-Lakhm, seorang dokter yang terkemuka di Spanyol; Ibnu Tufails tabib yang hidup sekitar tahun 1100-1185 M; dan Al-Ghafiqi, seorang tabib yang mengoleksi tumbuh-tumbuhan dari Spanyol dan Afrika. Setelah abad ke-13 M, ilmu kedokteran yang dikembangkan sarjana-sarjana Islam mengalami masa stagnasi. Perlahan kemudian surut dan mengalami kemunduran, seiring runtuhnya era kejayaan Islam di abad pertengahan.

Menapak Jejak Rumah Sakit Pertama Dalam Peradaban Islam

Konsep rumah sakit pertama dalam peradaban Islam dibangun atas permintaan Khalifah Al-Walid (705-715 M) dari Dinasti Umayyah. Pada awal didirikan, keberadaan tempat perawatan yang dikenal dengan nama ‘Bimaristan’ itu digunakan sebagai tempat isolasi bagi para penderita lepra yang saat itu sedang merajalela. Namun, Rumah sakit Islam pertama yang sebenarnya baru dibangun pada era kekuasaan Khalifah Harun Al-Rasyid (786-809 M). Rumah sakit tersebut berada di Kota Baghdad, pusat pemerintahan kekhalifahan Islam saat itu. Rumah sakit ini dikepalai langsung oleh Al-Razi, seorang dokter Muslim terkemuka yang juga merupakan dokter pribadi khalifah. Al-Razi (841-926 M) dikenal di Barat dengan nama Razes. Pemilik nama lengkap Abu Bakr Muhammad Ibnu Zakaria Al-Razi itu adalah dokter istana Pangeran Abu Saleh Al-Mansur, penguasa Khurasan. Ia lalu pindah ke Baghdad dan menjadi dokter pribadi sang khalifah. Salah satu buku kedokteran yang dihasilkannya berjudul Al-Mansuri (Liber Al-Mansofis). Ia menyoroti tiga aspek penting dalam kedokteran, antara lain; kesehatan publik, pengobatan preventif, dan perawatan penyakit khusus. Bukunya yang lain berjudul Al-Mursyid. Dalam buku itu, Al-Razi mengupas tentang pengobatan berbagai penyakit. Buku lainnya adalah Al-Hawi. Buku yang terdiri dari 22 volume itu menjadi salah satu rujukan sekolah kedokteran di Paris. Dia juga menulis tentang pengobatan cacar air.

Abu Bakr Muhammad Ibnu Zakaria Al-Razi (nndb.com)
Ia menyoroti tiga aspek penting dalam kedokteran, antara lain; kesehatan publik, pengobatan preventif, dan perawatan penyakit khusus. Bukunya yang lain berjudul ‘Al-Murshid’. Dalam buku itu, Al-Razi mengupas tentang pengobatan berbagai penyakit. Buku lainnya adalah ‘Al-Hawi’. Buku yang terdiri dari 22 volume itu menjadi salah satu rujukan sekolah kedokteran di Paris. Dia juga menulis tentang pengobatan cacar air

Al-Razi mencanangkan pembangunan Rumah Sakit di Baghdad yang juga sekaligus sebagai tempat sekolah kedokteran di kala itu. Dikisahkan, sebelum membangun rumah sakit, Al-Razi meletakkan potongan daging yang digantung di beberapa tempat di wilayah sekitar aliran Sungai Tigris. Setelah lama diletakkan, potongan daging itu baru membusuk. Menurut al-Razi, itu menandakan bahwa tempat tersebut layak didirikan rumah sakit.

Rumah sakit lainnya di Kota Baghdad adalah Al-Audidi yang didirikan pada tahun 982 M. Nama tersebut diambil dari nama Khalifah Adud Ad-Daulah, seorang khalifah dari Dinasti Buwaihi. Al-Audidi merupakan rumah sakit dengan bangunan termegah dan terlengkap peralatannya pada masanya. Bangunan rumah sakit yang ada di Baghdad, seperti sebuah istana yang megah. Airnya dipasok dari Tigris dan semua perlengkapannya mirip istana raja. Manajemen perawatan yang tertata rapi menjadi ciri khas rumah sakit Al-Audidi. Para pasien juga dibedakan antara pasien inap dan rawat jalan. Sayangnya, bangunan rumah sakit ini hancur bersamaan dengan invasi tentara Tartar (Mongol) pimpinan Hulagu Khan yang menyerbu Baghdad pada tahun 1258 M. Tak cuma Baghdad, di beberapa wilayah lainnya, ilmu kedokteran Islam juga terus mengalami perkembangan. Di Kota Al-Fustat (ibu kota Mesir lama), misalnya, dibangun sebuah rumah sakit.

Rumah Sakit “Bimaristan”, tempat yang juga sebagai sekolah kedokteran
di masa khalifah Harun Al-Rasyid (syariahpublications.com)
Khatimah

Peran dokter saat ini harus dikembalikan kepada peran dokter yang dicontohkan oleh para dokter muslim di era peradaban Islam dahulu. Dokter tidak hanya menjadi agent of treatment, tapi juga harus menjadi emansipator untuk menularkan nilai profesi dan kecendekiawanannya sehingga membuatnya menjadikan agent of mental social changedan agent of development demi kemajuan umat Islam. Di sektor kesehatan, para dokter diharapkan melebarkan lapangan pengabdiannya dengan berkontribusi seluas-luasnya dalam upaya menyehatkan elemen masyarakat secara komprehensif (fisik, mental, dan sosial). Ketika ketiga aspek tersebut telah terpenuhi, maka seorang dokter di manapun telah menjadi seorang pengabdi yang benar-benar didambakan oleh umat. Wallahua’lam bish shawab. (HYP)

—

Bibliography:

- http://nasional.sindonews.com/read/2013/10/24/18/797627/merekonstruksi-kepemimpinan-dokter-indonesia (Dengan beberapa perubahan kata)

- http://www.suaramedia.com/sejarah-islam/2010/02/16/sejarah-rumah-sakit-dan-ilmu-medis-islam

- http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/07/04/m6mzve-menyusuri-jejak-kedokteran-islam-1

- muslimheritage.com

Oleh: Heraldo Yanindra P
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/12/01/42957/dokter-pengabdi-dambaan-umat/#axzz2mDzVJEEE, akses tgl 01/12/2013.
More about → Dokter, Pengabdi Dambaan Umat

Sejarah Keperawatan Islam

Posted by Zam on Tuesday, November 26, 2013

1. Masa penyebaran islam (The Islamic Period) 570-632M

Dokumen tentang keperawatan sebelum islam (pre-islamic period) sebelum 570M sangat sedikit ditemukan. Perkembangan islam di masa ini sejalan dengan perang kaum muslimin/jihad (holy wars), memberikan gambaran tentang keperawatan dimasa ini. Sistem kedokteran masa lalu yang lebih menjelaskan pengobatan dilakukan oleh dokter kerumah pasien dengan memberikan resep, lebih dominan. Hanya sedikit sekali lliteratur tentang perawat, namun dalam periode ini dikenal seorang perawat yang bersama nabi Muhammad SAW telah melakukan peran keperawatan yaitu Rufaidah binti Sa’ad/Rufaidah Al-Asamiya.

2. Masa Setelah Nabi (Post-Prophetic Era) 632-1000M

Sejarah tentang keperawatan setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW jarang sekali. Dokumen yang ada lebih didominasi oleh kedokteran dimasa itu. Dr. Al-Razi yang digambarkan sebagai seorang pendidik, dan juga menjadi pedoman yang juga menyediakan pelayanan keperawatan. Dia menulis dua karangan tentang “The Reason Why Some Persons and the Common People Leave a Physician Even if He Is Clever” dan “A Clever Physician Does Not Have the Power to Heal All Disease, for That is Not Within the Realm of Possibility.” Dimasa ini ada perawat diberi nama Al-Asyah dari kata Aasa yang berarti mengobati luka, dengan tugas utama memberikan makanan, memberikan obat, dan rehidrasi.

3. Masa Late to Middle Ages 1000-1500M

Dimana ini Negara-negara Arab membangun RS dengan baik, dan mengenalkan perawatan orang rumah sakit. Ada gambaran unik di RS yang tersebar dalam peradaban islam dan banyak dianut RS modern pada masa ini hingga sekarang, yaitu pemisahan antara ruang pasien laki-laki dan wanita, serta perawat wanita merawat pasien wanita dan perawat laki-laki hanya merawat pasien laki-laki.

4. Masa Modern (Early Leaders in Nursing’s Development) 1500M – sekarang

Masa ini ditandai dengan banyaknya ekspatriat asing (perawat asing dari Eropa, Amerika dan Australia, India, Philipina) yang masuk bekerja dan bekerja di RS di Negara-negara Timur Tengah. Bahkan dokumen tentang keperawatan di Arab sampai tahun 1950 jarang sekali, namun dimana tahun 1890 seorang misionaris Amerika, dokter dan perawat dari Amerika telah masuk Bahrain dan Riyadh untuk merawat Raja Saudi King Saud.

Jika kita cermati berbagai dalil dalam al quran dan hadist juga tarikh islam diyakini bahwa keperawatan dalam islam ada sejak zaman nabi adam seperti uraian dibawah ini:

a. Zaman Nabi Adam AS; seperti yang dijelaskan pada al-Qur'an surat al maidah ayat 31 yang menyimpulkan bahwa terjadi awal mulainya konsep awal mulainya jenazah.

b. Zaman Nabi Ayub AS; pada saat itu keperawatan telah dilaksanakan yaitu oleh istri beliau sendiri ketika Nabi Ayub terkena penyakit kulit. dan pada saat itu Siti Rahmah, istri beliau menjual gulungan rambutnya untuk membeli roti yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Nabi Ayub.

c. Zaman Nabi Isa AS; Sesuai dengan yang dijelaskan dalam Al Qur'an Surat Al-Maidah Ayat 110 yang menjelaskan bahwa pengobatan dalam islam itu telah ada pada zaman beliau yang dilakukan oleh NAbi Isa sendiri yang tidak lain atas izin dari Allah SWT sebagai wahyu.

d. Zaman NAbi Muhammad SAW; Pada saat itu banyak istri para sahabat yang ikut serta dalam peperangan untuk memberikan pertolongan serta pengobatan kepada pasukan yang terkena luka dan sakit dalam peperangan. Rufaidah adalah wanita yang ditunjuk langsung oleh Nabi Muhammad SAW untuk merawat pasukan yang terluka.

Dalam beberapa literature sejarah islam mencatat beberapa nama yang bekerja bersama Rufaidah seperti :

• Ummu Ammara
• Aminah
• Ummu Ayman
• Safiyat
• Ummu Sulaiman
• Hindun

Beberapa wanita muslim yang terkenal sebagai perawat :

• Ku’ayibat
• Aminah binti Abi Qays Al-Ghifari
• Ummu Atiyah Al Ansariyat
• Nusaibat binti Ka’ab Al Maziniyat

Mengenal Perawat Islam Pertama : Rufaidah binti Sa’ad (Rufaidah Al-Asalmiya)

Rufaidah adalah perawat professional pertama dimasa sejarah islam. Beliau hidup dimasa Nabi Muhammad SAW di abad pertaman hijriah/abad ke-8 sesudah Masehi dan diilustrasikan sebagai perawat teladan,baik, dan bersifat empati. Rufaidah adalah seorang pemimpin, organisatoris, mampu memobilisasi dan memotivasi orang lain. Dan digambarkan pula memiliki pengalaman klinik yang dapat di tularkan kepada perawat lain yang dilatih dan bekerja dengannya. Dia tidak hanya melaksanakan perat perawat dalam aspek klinikal semata, namun juga melaksanakan peran komunitas dan memecahkan masalah sosial yang dapat mengakibatkan timbulnya berbagai macam penyakit. Rufaidah adalah public health nurse dan social worker yang menjadi inspirasi bagi profesi perawat di dunia islam.

Rufaidah binti Sa’ad memiliki nama lengkap Rufaidah binti Sa’ad Al Bani Aslam Al Khazraj, yang tinggal di Madinah, lahir di Yathrib dan termasuk kaum Ansar (golongan yang pertama kali menganut islam di Madinah). Ayahnya seorang dokter dan mempelajari ilmu keperawatan saat bekerja membantu ayahnya. Dan saat kota Mekah berkembang Ia mengabdikan diri merawat kaum muslim yang sakit dan membangun tenda diluar Masjid Nabawi saat damai. Dan saat perang Badr, Uhud, Khandaq dan perang Khaibar dia menjadi sukarelawan dan merawat korban yang terluka akibat perang. Rufaidah juga mendirikan rumah sakit lapangan sehingga terkenal saat perang dan Nabi Muhammad sendiri memerintahkan korban yang terluka dirawat olehnya. Pernah digambarkan saat perang Ghazwat Al Khandaq, Sa’ad bin Ma’adh yang terluka dan tertancap panah di tangannya dirawat oleh Rufaidah hingga stabil/homeostasis.

Rufaidah melatih pula beberapa kelompok wanita untuk menjadi perawat, dan dalam perang Khaibar mereka meminta izin Nabi Muhammad SAW untuk ikut digaris belakang pertempuran untuk merawat mereka yang terluka dan Nabi mengijinkannya. Tugas ini digambarkan mulia untuk Rufaidah dan merupakan pengakuan awal untuk pekerjaannya dibidang keperawatan dan medis.

Konstribusi Rufaidah tidak hanya merawat mereka yang terluka akibat perang, namun juga terlibat dalam aktifitas sosial di komuniti. Dia memberikan perhatian kepada setiap muslim, miskin, anak yatim, atau penderita cacat mental. Dia merawat anak yatim dan memberikan pendidikan bekal pendidikan. Rufaidah digambarkan memiliki kepribadian yang luhur dan empati sehingga memberikan pelayanan keperawatan dengan baik pula. Sentuhan sisi kemanusiaan adalah hal yang penting bagi perawat, sehingga perkembangan sisi teknologi dan sisi kemanusiaan harus seimbang. Rufaidah juga digambarkan sebagai pemimpin dan pencetus sekolah keperawatan pertama didunia islam, meskipun lokasinya tidak dapat dilaporkan, dia juga merupakan penyokong advokasi pencegahan penyakit dan menyebarkan pentingnya penuyuluhan kesehatan.

REFERENSI
- http://www.fppi.web.id/2009/09/perawat-islam-pertama-zaman-rasulullah.html. Diunduh pada 23 mei 2013. Pukul 19.40 WIB
- http://moeslemnursing09.blogspot.com/ diunduh pada 23 mei 2013. Pukul 19.45WIB
- yosep,iyus.2013.materi mata kuliah Sejarah perkembangan islam.bandung
- http://vhacomel.student.umm.ac.id/sejarah-keperawatan-islam/. Diunduh pada 27 Mei 2013 pukul 06.06 WIB

by anggiwidiastuti
sumber : http://keperawatanreligionanggiwidiastuti.wordpress.com, akses tgl 26/11/2013.
More about → Sejarah Keperawatan Islam

10 patung paling terkenal di dunia

Posted by Zam on Saturday, November 16, 2013


Karya seni mematung sudah ada sejak jaman dahulu kala. Patung-patung ini dibuat tidak hanya untuk memperingati suatu kejadian atau perayaan, patung ini juga di buat sebagai penghargaan terhadap seseorang, dan tentunya ini adalah bagian atau saksi bisu dari peradaban manusia. Berikut inilah ke-10 patung yang paling terkenal di dunia,

1. Patung Liberty


Patung Liberty, adalah hadiah dari rakyat Perancis untuk merayakan seratus tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat, berdiri diatas Liberty Island dan merupakan salah satu simbol paling terkenal di dunia. Ia mewakili seorang wanita yang mengenakan stola, sebuah mahkota bercahaya dan sandal, menginjak-injak rantai rusak, dan tangan kanan yang mengangkat obor dan tablet ansata tabula. Pembangunan patung itu diselesaikan di Perancis pada bulan Juli 1884 dan tiba di New York pada tahun berikutnya. 

2. Patung Great Sphinx


Terletak di dataran tinggi Giza di Mesir, The Great Sphinx adalah salah satu patung terbesar dan tertua di dunia. Kapan dan siapa yang membuat patung ini masih diperdebatkan. Ini adalah patung monolit terbesar di dunia meskipun jauh lebih kecil dari Piramida di sekitarnya. Meskipun bukti yang bertentangan dengan sudut pandang selama bertahun-tahun, pandangan tradisional yang dimiliki oleh Egyptologists modern pada umumnya tetap bahwa Sphinx Agung ini dibangun pada sekitar 2500 SM oleh Khafre firaun. 

3. Moai


Moai adalah patung monolitik yang terletak di Pulau Paskah, salah satu pulau paling terpencil di Bumi. Patung terkenal tersebut dipahat oleh penjajah di pulau Polinesia, di antara sekitar tahun 1250 M. Selain mewakili almarhum nenek moyang, Moai juga mungkin telah dianggap sebagai perwujudan hidup yang kuat. Patung-patung itu berdiri ketika Eropa pertama mengunjungi pulau tersebut. 

4. Patung Christ the Redeemer


Christ the Redeemer adalah sebuah patung Yesus Kristus di Rio de Janeiro, Brazil. Terletak di puncak sekitar 700 meter (2.300 kaki) dari gunung Corcovado, di atas gunung tersebut kita bisa melihat panorama yg indah sekali dari atas sana. Patung ini menjadi symbol agama Kristen dan menjadi ikon Brazil. 

5. Patung David


David adalah sebuah karya patung Renaissance yang dipahat oleh Michelangelo 1501-1504. Dengan tinggi 5.17 meter (17 kaki) patung yang terbuat dari marmer ini menggambarkan Raja Daud yang sedang telanjang. Untuk melindunginya dari kerusakan, patung yang terkenal ini pada tahun 1873 dipindahkan ke Galeri Accademia di Florence di Italia, di mana menarik banyak pengunjung. Sebuah replika ditempatkan di Piazza della Signoria, lokasi aslinya.

6. Patung Mother Russi


Mother Russia Statue, disebut juga Panggilan Ibu Pertiwi. Adalah sebuah patung terkenal di Mamayev Kurgan di Volgograd Rusia,untuk memperingati Pertempuran Stalingrad. Patung ini melambangkan 200 hari Pertempuran Stalingrad. Ketika patung peringatan ini diresmikan pada tahun 1967 itu adalah patung tertinggi di dunia, berukuran 85 meter (279 kaki) dari ujung pedang ke bagian atas alas. Patung saat ini disandarkan akibat perubahan tingkat air tanah yang menyebabkan gerakan dari yayasan. 

7. Olmec Head


Olmec heads merupakan patung Pra-Columbus peradaban kuno yang ada di dataran rendah tropis di Meksiko selatan. Peradaban Olmec berkembang dari 1400 SM sampai sekitar 400 SM. Aspek yang paling terkenal dari peradaban Olmec adalah kepala besar. Kepala dianggap sebagai tanda penguasa. Ada 17 kepala-kepala kolosal yang berhasil digali hingga saat ini. 

8. Patung The Little Mermaid


Patung The Little Mermaid adalah sebuah patung di pelabuhan Kopenhagen di Langelinie di Denmark. Wisatawan yang berkunjung kesana sering terkejut dengan ukuran kecil patung. Ukuran Patung Little Mermaid hanya sekitar 1,25 meter dan berat sekitar 175 kg. Dirancang oleh Edvard Eriksen, patung itu didirikan pada tahun 1913 untuk memperingati permainan dari Little mermaid. 

9. Patung Mount Nemrut


Nemrut adalah gunung yang tinggi di Tenggara Turki, dekat kota Adiyaman. Pada 62 SM, Patung Raja Antiokhus I Theos dari Commagene dibangun di atas gunung. Ini adalah sebuah makam dengan diapit oleh patung-patung besar, termasuk dirinya sendiri, dua singa, dua elang dan berbagai Yunani, dan dewa-dewa Persia. 

10. Patung Lions of Delos


Terletak dekat Mykonos. Pulau Delos merupakan salah satu situs mitologi, sejarah dan arkeologi yang paling penting di Yunani. Delos memiliki posisi sebagai tempat suci sebelum mitologi Yunani Olimpia dimana itu adalah tempat kelahiran Apollo dan Artemis. The Terrace dari Lions didedikasikan untuk Apollo oleh masyarakat Naxos lama sebelum 600 SM.
More about → 10 patung paling terkenal di dunia

7 Model Sepatu Aneh Dalam Sejarah

Posted by Zam on Saturday, November 9, 2013

Riwayat sepatu sebagai pelindung kaki mengalami perjalanan sejarah yang panjang. Berbagai bentuk telah diciptakan, bahkan menjadi ciri khas wilayah tertentu. Ada yang bertahan, ada yang berakhir di musium.

Berikut ini beberapa model sepatu teraneh yang pernah ada.


1. Kabkabs, Lebanon
Nama kabkabs didapat karena suara yang dihasilkan saat berjalan di lantai marmer. Sepatu ini digunakan oleh wanita di Timur Tengah untuk melindungi diri dari kotoran dan ketidaknyamanan saat berjalan di tempat basah. Dari golongan kaya biasa menghiasi sepatunya dengan mutiara, sulaman, dan tali beludru. Tak jarang di bagian atasnya juga dibuat dengan kawat perak, emas atau timah. Jika digunakan saat acara pernikahan, kabkabs dibuat setinggi dua meter.



2. Heels untuk pria, Eropa
Sepatu dan kaus kaki adalah dua hal penting bagi pria Eropa di tahun 1700. Untuk bangsawan, sepatu itu dibuat mewah dengan hak yang tinggi, berenda, atau dihiasi bunga mawar. Contohnya, Raja Louis XIV juga memiliki sepatu hak tinggi berwarna merah.

3. Wooden bridal shoes, Perancis
Sepatu pengantin kayu dengan ujung menyerupai tanduk ini dibuat di Bethmale Valley. Bagian selatan kota Saint Girons di distrik Ariege. Sepatu ini bahkan sudah ada sejak abad ke-9.

Saat itu, penduduk setempat menaklukan sekumpulan penjahat yang menculik banyak wanita desa. Mereka mengalahkan penjahat itu dengan tusukan sepatu di bagian hati. tanduknya memang tajam, karena sepatu-sepatu ini dibuat dari cabang-cabang pohon.

Para pria juga menggunakan sepatu ini untuk diberikan kepada pasangan mereka. Dikatakan bahwa semakin tinggi tanduk sepatu, maka semakin tinggi cinta yang dimiliki.



4. Plaited birch bark, Finlandia
Pada awal abad ke-20, wanita Finlandia menggunakan sepatu kulit dari kayu Birch untuk sehari-hari. Bahan lainnya adalah kulit pohon limau atau jeruk. Supaya awet, sepatu kulit itu dilapisi dengan anyaman. Meski demikian, umur sepatu ini sangat terbatas. Hanya seminggu.



5. Padukas, India
Alas kaki asal India ini memiliki bentuk seperti bakiak. Untuk menggunakannya diberikan knob yang terletak di antara jempol kaki dan telunjuk. Knob ini umumnya terbuat dari perak, kayu, besi atau gading.

Sandal yang dinamakan padukas ini ada yang dibuat untuk masokisme. Yaitu proses mendapatkan kepuasan seksual yang memberikan rasa sakit. Beberapa masokis, menggunakan bentuk aichmophilia atau knop dengan jarum dan paku.

Setelah rasa sakit berlangsung selama 20-40 menit, tubuh akan mulai memproduksi opiat. Yaitu bahan kimia tubuh yang mengurangi sensasi rasa sakit dan menyebabkan anestesi atau rasa gembira yang dapat meningkatkan sensitivitas.



6. Okobo, Jepang
Jauh sebelum tahun 1970, Geisha magang - disebut maiko - telah menggunakan sandal atau bakiak okobo. Alasannya karena sepatu ini sangat praktis untuk membuat mereka terlihat lebih tinggi.

Okobo terbuat dari satu potong kayu yang tidak berhias sama sekali. Hak sepatu okobo umumnya mencapai hingga 5 1/2 inci atau 14 cm. Warna kain yang digunakan pada okobo disesuaikan dengan status maiko. Misalnya maiko baru akan menggunakan warna merah, sementara yang hampir selesai dari proses magang akan menggunakan warna kuning.



7. Chopines, Italia
Sepatu unik ini banyak digunakan wanita Italia pada awal abad ke-17. Seperti Okobo di Jepang, sepatu ini sangat tidak praktis. Karena tujuan utamanya adalah untuk membuat pemakainya terlihat lebih tinggi. Dengan menggunakan sepatu ini, pemakainya bisa tampak tinggi hingga 18 cm atau 5 inci.

Biasanya chopines terbuat dari kayu, dilapisi sutra halus atau beludru. Chopines jarang terlihat pada lukisan-lukisan abad pertengahan karena biasanya wanita yang berpose selalu mengenakan gaun panjang yang menutupi alas kaki mereka.
More about → 7 Model Sepatu Aneh Dalam Sejarah