Search

Showing posts with label Indikator. Show all posts
Showing posts with label Indikator. Show all posts

Keunikan dan Keajaiban Aktivitas Janin dalam Rahim

Posted by Zam on Friday, December 6, 2013

Bayi dalam kandungan ketika belum terlahir sebenarnya disebut janin. Saat sudah dilahirkan maka berubah sebutannya menjadi bayi.  Namun,  kita sering menyebutnya bayi meskipun belum lahir. Janin dalam kandungan merupakan suatu pribadi yang baru atau persona yang memiliki keunikan dan keajaiban tersendiri dalam aktivitas kehidupan dalam rahin (intra uterin).

Menarik sekali jika kita memperhatikan gerak gerik sang janin dalam kandungan melalui layar monitor ultrasonografi. Apa saja aktivitas sang janin dalam kandungan?

Apakah  selama dalam kandungan janin sudah bisa mendengar?

Memasuki usia kehamilan enam bulan atau 24 minggu, janin mampu mendengar. Lalu apa yang didengarnya? Segala aktivitas dalam tubuh ibu menjadi irama nada indah bagi janin. Sambil berbaring nyaman dalam rahim, sang janin mendengar detak  jantung ibu, suara bising usus, dan berbagai macam suara saat ia bermain air ketuban. Bagi ibu hamil, disarankan untuk memberikan rangsangan positif dari luar tubuhnya dan menjaga setiap ucapan, hindari pertengkaran dan suara keras antara suami istri. Agar janin tidak mengalami stres.

Kapan Janin suka menghisap dan mencecap rasa?

Bila dilihat pada layar monitor, pada janin usia 16 minggu  janin sudah mulai berpetualang dengan kemampuannya untuk mencecap rasa air ketuban dan mulutnya melakukan gerakan menghisap. Kecerdasan awal bagi janin dalam menikmati sensasi rasa mulai berkembang.

Kapan janin peka terhadap cahaya dari luar?

Usia empat bulan  janin sudah peka terhadap cahaya. Meskipun suasana rahim gelap, janin mampu membedakan terang saat ada rangsang cahaya dari luar tubuh ibunya. Para peneliti mencoba merangsang mata janin dengan memberikan sorot cahaya dengan menyinari perut sang ibu, dan tampak mata janin mengerjap saat cahaya diarahkan ke wajahnya.

Kapan janin bisa bisa menggunakan indra peraba?

Pada usia kehamilan 4- 5 bulan janin sudah mulai bisa merasakan sensasi pada permukaan tubuh dan kulitnya. Bila disentuh pada bibirnya janin dapat melakukan gerakan membuka bibir dan seolah menghisap. Bila disentuh pada telapak tangannya janin akan bereaksi menggenggam.

Apa yang janin lakukan bila mengalami ketegangan atau stres dalam rahim?

Bila seorang ibu hamil mengalami ketegangan mental dan tekanan psikologis selama kehamilan, maka janin dalam kandungan dapat terpengaruh. Janin melakukan gerakan berlebihan, mudah timbul his atau kram yang disebut dengan kontraksi pada rahim ibu. Bahkan dapat berpotensi terjadinya persalinan prematur maupun ketuban pecah sebelum waktunya. Janin juga bisa mengeluarkan tinja dalam kandungan dan mengotori air ketuban.


Apa yang harus diperhatikan ibu hamil untuk kebaikan sang janin dalam rahim ?

• Menerima dengan ikhlas semua perubahan tubuh, suka duka saat menjalani kehamilan.

• Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan kegiatan yang tidak melelahkan.

• Menjaga asupan makanan bergizi bagi pertumbuhan janin dalam kandungan.

• Menjaga suasana hati dan pikiran yang tenang sejak bayi dinyatakan hamil.

• Menjaga hubungan harmonis antara suami dan istri, hindari kekerasan dalam rumah tangga.

• Memberikan rangsangan musik yang lembut pada dinding perut ibu, lantunan doa, dan suami istri sering menstimulasi bayi, menyentuh perut ibu dengan usapan lembut sambil mengajak bicara janin  dalam kandungan.

(Kompas Health/berbagai sumber/fimadani)
sumber : http://www.jurnalhajiumroh.com/post/dunia-islam/-keunikan-dan-keajaiban-aktivitas-janin-dalam-rahim, akses tgl 09/06/2013.



More about → Keunikan dan Keajaiban Aktivitas Janin dalam Rahim

Anak IQ Tinggi Belum Tentu Cerdas dan Kreatif

Posted by Zam

Anak cerdas dan kreatif tentu idaman setiap orang tua. Namun, tak semua anak terlahir demikian.

Vera Itabiliana , psikologi ilmu terapan Universitas Indonesia, menjadi pembicara dalam salah satu talkshow di Nova Ladies Fair 2013 di Plaza Barat Senayan (9/11), menjelaskan ciri-ciri anak cerdas, yaitu:

1. Mampu membaca di usia dini.

2. Mampu berjalan bicara di usia dini.

3. Memiliki rada ingin tahu tinggi.

4. Suka berargumen.

5. Memiliki tulisan tangan yang cenderung tidak rapi.

6. Sensitif, kreatif, dan enerjik.

7. Suka mencoba hal baru.

8. Suka mengamati.

"Saat anak menanyakan hal-hal yang unik atau aneh, seperti 'kenapa harus ada kanan dan kiri?' jangan langsung ditegur seolah itu salah. Ikuti dulu saja," tutur Vera. Rasa ingin tahu tersebut, lebih lanjut dapat memancing kreativitas anak.

Pasalnya, kreativitas pada anak tak datang begitu saja. Anak-anak yang berprestasi di sekolah, ujarnya, belum tentu cemerlang juga saat diberi pertanyaan yang memancing kreativitas.

"Anak yang IQ tinggi belum tentu kreatif. Kreativias adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang baru, unik, orisinil, dan dapat dihargai orang lain," terangnya.

Anak-anak kreatif, umumnya terlatih untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, intuitif, berani mengambil risiko, tekun, suka hal rumit, dan memiliki rasa humor.

"Itu ciri yang menyenangkan atau positif dari anak cerdas dan keeatif. Tapi, ada ciri lain yang tak menyenangkan seperti keras kepala, senang mengoreksi, mudah berpuas diri, atau sombong, dan suka membuat rumah berantakan," ujar Vera.

Akan tetapi, anak yang memiliki kreativitas tinggi umumnya termasuk anak yang cerdas dan berwawasan. "Ia cenderung banyak bertanya dan memiliki banyak jawaban yang tak biasa saat ditanya mengenai suatu pertanyaan. Untuk memiliki banyak jawaban tersebut, ia biasanya memiliki wawasan luas. Ia pasti cerdas," pungkasnya.

(Annelis Brilian. Sumber: tabloidnova.com)
sumber : https://nationalgeographic.co.id/berita/2013/11/anak-iq-tinggi-belum-tentu-cerdas-dan-kreatif, akses tgl 14/11/2013.

More about → Anak IQ Tinggi Belum Tentu Cerdas dan Kreatif

Di Akhir Zaman, Zina Dilakukan di Jalanan

Posted by Zam on Tuesday, December 3, 2013

SAAT ini perzinaan merebak di mana-mana. Jika dulu kita mendengar zina terjadi hanya di televisi atau membaca di koran, sekarang kita mendengarnya di sekeliling kita.

Menjelang hari kiamat, setelah manusia melewati zaman keemasan (dengan turunnya Nabi Isa Alaihisalam dan dipimpinnya manusia oleh al-Mahdi), manusia memang akan hidup dalam kondisi yang seburuk-buruknya, layaknya binatang.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menceritakan tentang peristiwa itu sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah Radhiyyalahu’ Anhu:

“Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, umat ini tidak akan punah, sampai ada laki-laki mendatangi perempuan, lalu menyetubuhinya di jalan. Lantas orang yang terbaik pada saat itu adalah yang mengatakan: ‘Alangkah baiknya jika kamu bersembunyi di balik tembok ini.” (H.R Abu Ya’la)

Inilah puncak kebejatan manusia dalam perzinaan yang akan terulang kembali di akhir zaman, pasca wafatnya Nabi Isa Alaihisalam dan Imam Mahdi. Manusia akan kembali ke zaman jahiliyah, bahkan lebih buruk lagi. Orang-orang yang tidak waras akan melakukan hubungan badan layaknya binatang secara terang-terangan, di jalanan, di jembatan, di tempat terbuka dan banyak ditonton orang.

Parahnya lagi, orang-orang terbaik saat itu tidak mampu berkomentar apa-apa saat menyaksikannya, selain menghimbau agar pelaku zina di tempat itu menyingkir dan melakukannya di di tempat yang agak tertutup.

Bahkan, ada di antara orang terbaik saat itu yang melihatnya juga tertarik untuk melakukan perbuatan bejat tersebut, namun hati nuraninya meminta dirinya untuk melakukannya di tempat yang tersembunyi. Jika demikian adalah manusia terbaik saat itu, bagaimana dengan manusia bejatnya?

Rasulullah Shallallahu’ Alaihi Wassalam bersabda : “Dan yang tersisa adalah seburuk-buruk manusia, mereka melakukan hubungan intim di dalamnya bagaikan keledai, maka pada merekalah kiamat akan terjadi.” (H.R Muslim). []

sumber : http://www.islampos.com/di-akhir-zaman-zina-dilakukan-di-jalanan-88450/, akses tgl 04/12/2013.
More about → Di Akhir Zaman, Zina Dilakukan di Jalanan

Mengenal Lebih Dekat Varises Otak, Penyebab Kematian Presenter Egidia

Posted by Zam on Monday, December 2, 2013

Jakarta, Presenter Egidia Savitri meninggal karena Arteriovenous Malformations (AVM). Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan varises otak. Varises otak adalah penyakit mematikan dan bahkan disebut sebagai 'bom waktu'. Bagaimana sebenarnya penyakit ini?

"Penyakit AVM ini penyakit yang sangat mematikan bisa disebut bom waktu apabila pembuluh darah di otak sudah pecah dan dapat menyebabkan stroke bila penangannya terlambat," ujar spesialis saraf RSCM, RS Husada, dan RS Abdi Waluyo, dr. Ahmad Yanuar, Sps, dalam perbincangan dengan detikHealth, Senin (2/12/2013),

Menurutnya, apabila sudah terjadi pendarahan, itu berarti pembuluh darah dalam otak sudah pecah. Kondisi ini sangat fatal bagi si penderita karena bisa menyebabkan stoke. "Pada dasarnya pemicu utama penyakit ini adalah bawaannya," lanjutnya. 

dr Ahmad menambahkan tidak ada gejala khusus yang menandakan bahwa seseorang menderita AVM. Karena itu umumnya penderita AVM biasanya cenderung tidak menyadari. "Gejalanya pada awalnya hanya sakit kepala atau pusing pada umumnya, dan mereka malah tidak mengacuhkan tanpa diperiksa lebih lanjut," sambung dr Ahmad.

Dia menyarankan apabila ada seseorang yang sering merasa pusing atau sakit kepala, maka harus waspada. Jangan sepelekan urusan sakit kepala karena bisa berakibat fatal. Untuk itu segeralah berkonsultasi ke dokter agar mendapat diagnosis yang tepat.

"Dengan mengetahui jenis-jenis sakit kepala akan sangat bermanfaat bagi kita untuk bisa mengatasi atau mengobati sakit kepala dengan tepat sesuai dengan jenis sakit kepala yang sedang diderita terutama jika didalam keluarga anda memiliki riwayat AVM," kata dr Ahmad.

Dikutip dari strokeassociation.org, AVM dialami oleh kurang dari satu persen populasi umum. Diperkirakan sekitar satu dari 200-500 orang mungkin terkena AVM. Umumnya AVM lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan. AVM dapat terjadi di bagian otak mana saja, di dalam otak atau di penutupnya.

Ketika seseorang menderita AVM, terjadi ketidaknormalam, yang mana kemudian melemahkan pembuluh darah. Kondisi ini akan meluas dari waktu ke waktu, hingga akhirnya bisa pecah akibat tingginya tekanan darah dari arteri. Hal ini menyebabkan pendarahan di otak. Sebenarnya peluang pendarahan di otak pasien AVM adalah 1-3 persen setahun. Sedangkan selama lebih dari 15 tahun, peluang pendarahan di otak akibat AVM yang kemudian menyebabkan kerusakan otak dan stroke adalah 25 persen.

Setelah pendarahan pertama, risiko terulangnya pendarahan meningkat sedikit lebih tinggi di waktu yang singkat. Dalam sebuah studi disebut bahwa risiko pendarahan lagi pada tahun pertama sejak pendarahan awal terjadi adalah 6 persen yang kemudian risikonya menurun. Namun studi lain menyebut risiko kekambuhan selama tahun pertama adalah 17,9 persen. Risiko perdarahan berulang kemungkinan lebih tinggi terjadi pada tahun pertama setelah perdarahan kedua. Risiko yang muncul dilaporkan sebanyak 25 persen. Risiko perdarahan sedikit lebih tinggi pada penderita AVM berusia 11 hingga 35 tahun.

Jika AVM menimbulkan adanya pendarahan, maka risiko kematian meningkat 10-15 persen. Sedangkan kerusakan otak permanen adalah 20-30 persen. Nah, setiap kali terjadi kebocoran darah ke otak, maka jaringan otak normal bisa rusak. Hal ini menyebabkan hilangnya fungsi normal, secara sementara atau permanen. Beberapa gejala yang mungkin muncul antara lain kelemahan atau kelumpuhan lengan atau kaki, kesulitan berbicara, serta kesulitan melihat atau mengingat. Kerusakan otak yang terjadi tergantung pada seberapa banyak darah yang bocor dari AVM.

(vit/vta)
Ratna Wulandari
sumber : http://health.detik.com/read/2013/12/02/191317/2430272/763/mengenal-lebih-dekat-varises-otak-penyebab-kematian-presenter-egidia, akses tgl 03/12/2013.
More about → Mengenal Lebih Dekat Varises Otak, Penyebab Kematian Presenter Egidia